Travel Trip to Lingga bersama Keprifoto

Posted by Unknown 1/21/2013 0 komentar
foto bersama sebagian anggota yang ikut Travel Trip to Lingga
Puas rasanya setelah pulang dari acara lingga foto trip yang di adakan oleh kepri foto tepatnya pada Minggu 27 April 2012.Banyak Peserta yang hadir dari berbagai daerah, Fotografer Kepri dihadiri dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Lingga. Daerah lain di Indonesia tampak hadir dari Pekanbaru, Padang, Jakarta, Bogor, Surabaya, Semarang dan Kaltim. bahkan ada yang dari luar negeri seperti Fotografer dari negara Singapura, Malaysia dan Vietnam. 



sajian makanan khas dari daerah setempat

Pada hari Jumat 27 April 2012 seluruh peserta berkumpul di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang untuk mendaftar ulang. tepat pukul 11.00 WIB seluruh peserta bergerak menuju Pulau Benan. Di Pulau Benan fotografer disambut penduduk Pulau Benan dengan pukulan musik tradisional, kemudian suguhan makan siang dan kuliner khas Pulau Benan. Fotografer diberikan waktu satu jam untuk mengxplore fotografi yang ada di Pulau Benan. Keindahan pasir putih pantai Pulau Benan, khas rumah penduduk dan aktifikas penduduk Pulau Benan menjadi objek bidik para fotografer.
Pulau benan memiliki luas sekitar 190.625 Ha (1.906.250 m2) dengan panjang pulau nya 412.500 m yang masih termasuk dalam wilayah kecamatan senayang, jarak dari tanjung pinang ke pulau benan sekitar 1 jam perjalanan laut. Di pulau ini juga sudah terdapat dermaga sepanjang 320 m, di desa wisata ini kita bisa menyaksikan keindahan bawah laut melalui kapal katamaran atau bisa juga denga diving dan snorkling. Para pemandu akan siapmengantarkan kita untuk menikmati keindahan bawah laut pulau ini.



Setelah puas menikmati keindahan pulau benan para peserta fam trip akan berkunjung ke pulau yang tak kalah indahnya, yaitu pulau penaah, inilah pulau yang memiliki perairan yang menakjubkan, surga bagi para pencinta fishing, snorkling dan diving. Dengan disambut warga pulau penaah para peserta langsung di ajak menuju ke pantai yang disana sudah tersedia makanan khas melayu yaitu otak-otak, dan tidak lupa para peserta mengabadikan moment dipantai tersebut.

potret kehidupan keluarga di lingga

Pulau penaah sendiri sisi depannya berkontur landai, bentangan pantai yang panjang dengan balutan taburan pasir putih alami, air laut yang jernih membuat peserta fam trip tidak henti-hentinya mengabadikan moment tersebut. dan tidak terasa hari semakin sore para peserta langsung menuju ke daik untuk beristrirahat di penginapan yang telah disediakan panitia.


Pada hari kedua peserta diajak untuk melihat sunrise dari pelabuhan tanjung buton, dan ada juga peserta yang tidak ikut karna kelelahan di hari pertama. setelah puas mengabadikan moment sunrise para peserta melanjutkan perjalanan ke museum linggam cahaya, di museum inilah informasi aktual tentang perjalanan panjang kerajaan lingga, melalui peninggalan benda-benda bersejarah yang masih tersimpan dan terjaga dengan baik, museum ini berada di kawasan kota daik, sehingga sangat mudah dijangkau. Perjalanan selajutnya ke situs istana damnah, disini lah masih bisa terlihat tapak-tapak sejarah kerajaan lingga di masa silam, istana yang dalam catatan dibangun pada tahun 1860 pada masa pemerintahan sultan sulaiman badrul alamsyah ll. Dengan fisik bangunan berbentuk panggung khas rumah melayu. Disamping situs istana telah dibangun replika istana damnah yang megah dan menyerupai bentuk aslinya.

Perjalanan dilanjutkan ke mesjid jamik sultan lingga, mesjid tertua dilingga bahkan tertua di kepulauan riau berada di tengah kota daik, mesjid ini dibangun pada tahun 1800 oleh sultan mahmud syah, sampai saat ini mesjid masih berdiri kokoh. Waktu sudah menunjukkan pukul 9.30 pagi para peserta akan di ajak ke dabo singkep, setibanya di pelabuhan tanjung buton peserta langsung menaiki kapal yang sudah menunggu, setelah menempuh perjalanan laut dengan waktu tempuh 1 jam lebih peserta melanjutkan perjalanan ke pantai batu berdaun untuk makan siang serta mengabadikan keindahan pantai batu berdaun tersebut. Setelah selesai makan siang dan puas menikmati keindahan pantai, peserta di bagi 5 orang per mobil. Disini para peserta di bawa menuju ke masjid raya dabo, gedung pagoda, bangunan bekas PT timah, komplek angkatan laut, klenteng dan yang terakhir menuju ke pasar. Di pasar ini juga ada para peserta yang membelikan oleh-oleh khas dabo untuk dibawa pulang ke daerah masing-masing. Setelah perjalanan ke pasar peserta fam trip kembali ke pelabuhan dabo untuk melanjutkan perjalanan ke pulau mepar.


Setelah sampainya dipulau mepar, para peserta fam trip langsung disambut hangat oleh warga pulau mepar. tidak hanya bunyi kompang, bunyi shutter kamera juga ikut memeriahkan penyambutan ini. Yang membuat para peserta antusias adalah atraksi silat yang di peragakan pemuda dan warga pulau mepar. Pulau mepar terletak persis dihadapan pelabuhan tanjung buton, pulau yang kaya sejarah ini, dengan penduduknya yang ramah membuat pulau ini sangat kuat menjaga tradisi. Di pulau ini peserta disuguhkan makanan khas pulau mepar, dan tak lupa ikan tamban yang di asapkan, didesa nelyan ini, para peserta yang ingin mengumpulkan foto hasil hunting seharian bisa dikumpulkan ke panitia yang sudah di persiapkan. Setelah menikmati pulau mepar para peserta kembali ke kota daik dan mempersiapkan untuk acara puncak di malam harinya.

pemandangan lingga yang indah

Waktu menunjukkan pukul 19.30, para peserta bersiap-siap untuk ke lokasi acara puncak untuk menikmati hidangan makan malam. dan acara yang di tunggu-tunggu yaitu pengumuman pemenang fam trip tahun ini. tampak rombongan yang tak lain dari kepala dinas pariwisata kepulauan riau, wakil bupati lingga serta rombongannya yang akan menyantap makan malam yang telah disediakan. lagu-lagu melayu serta suara penyanyi daik pun menambah suasana itu semakin meriah, acara pembukaan sambutan oleh wakil bupati lingga, dilanjutkan dengan kepala dinas pariwisata kepri dan terakhir ditutup dengan doa. beberapa peserta fam trip terlihat tidak bersabar menunggu pengumuman pemenang dari juri. dan saat-saat yang menegangkan telah datang yang dimulai dari juara harapan 3 kategori culture/heritages sampai ke juara 1, di lanjutkan kategori human interest dan yang terakhir kategori landscape. beberapa peserta tampak tidak menyangka jika mereka bisa menang.

Tak terasa malam pun kian larut, hentakan nyayian lagu melayu memecahkan keheningan malam, tampak para peserta menikmati malam-malam terakhir mereka dengan ikut berjoget bersama di atas panggung, ada yang mengucapkan selamat kepada pemenang dan ada yang foto bersama untuk kenang-kenangan.
tanggal 29 april pukul 7 pagi saat nya bagi peserta untuk menuju ke pelabuhan tanjung buton, sesampainya di pelabuhan banyak peserta yang mengabadikan moment-moment dengan foto bersama dengan di latar belakangi gunung daik yang sangat indah. ada beberapa peserta yang ingin lebih lama menikmati keindahan-keindahan di kabupaten lingga saat ditanyai oleh tim magz kepri foto. tak lama kemudian kapal penjemputan pun telah besandar dipelabuhan, saatnya para peserta kembali ke tanjung pinang, memang sangat berat kenang-kenangan bersama dilupakan begitu saja, mungkin ini bukan perpisahan tapi awal dari permulaan persahabatan. sampai jumpa lagi di fam trip selanjutnya.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Travel Trip to Lingga bersama Keprifoto
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://rudyono.blogspot.com/2013/01/travel-trip-to-lingga-bersama-keprifoto.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar